Tempat Yang Anda Cari Cari

bos warnet

Review Terhadap Laptop Macbook Air M1 2020.

Trending

m1

Bertepatan pada bulan November 2020, Apple benar-benar mengganti chip Intel pada Mac dengan Apple Silicon, dimana chip berbasis ARM pertama buatan Apple Inc sehingga namanya berubah menjadi ‘M1’. Prosesor ini tersemat dalam Mac Mini, MacBook Air, dan MacBook Pro “Late 2020.”

Dengan chip tersebut, perusahaan asal Cupertio, California, AS itu mengeluarkan begitu banyak peningkatan di berbagai aspek.

Di antaranya seperti performa chip yang 3,5x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya, daya tahan baterai yang 2x lebih awet, dan lain sebagainya

MacBook Air M1 secara teknis tidak berbeda dengan MacBook Pro M1. Perbedaan hanya terletak pada core GPU (untuk memproses tampilan / grafis).

Perbedaan yang terlihat dari Macbook Air M1 2020 dengan Macbook Pro M1 2020 hanya dibedakan dengan kapasitas penyimpanan plus beberapa gimik ala Apple: tingkat kecerahan layar, kipas, jumlah port thunderbolt/USB type C, kapasitas baterai.

Macbook Air yang sudah di senjatai processor M1 sendiri bisa bertahan hingga 15 jam jika digunakan kerja online seperti browsing atau kinerja yang lebih berat bahkan mampu bekerja hingga 18 jam jika hanya digunakan menonton video dan kerja offline lainya menurut Apple.

Selain itu, dengan chip M1 bertenaga rendah, MacBook ini tidak akan memerlukan kipas untuk pendinginan, membuatnya benar-benar senyap dan efesien.

Sebagai contoh kekuatan di sini, Apple mengatakan Anda dapat mengedit beberapa aliran rekaman ProRes 4K dan itu lebih cepat dari 98% laptop MacBokk edisi tahun lalu. Selain itu, dengan chip M1 bertenaga rendah, MacBook ini tidak akan memerlukan kipas untuk pendinginan, membuatnya benar-benar senyap dan efesien.

Memiliki masa pakai baterai paling lama dari lini generasi sebelumnya.

Keungulan

  1. MacBook Air M1 2020 sendiri dilengkapi layar yang gamut warna P3, yang eksklusif untuk MacBook Pro.
  2. MacBook Air 2020 M1 memiliki desain tanpa kipas sehingga membuat ukuran laptop sangat tipis & slim dimana cocok untuk pekerjaan ringan

Kekurangan

  1. MacBook Air 2020 M1 harus meningkatkan kinerja dengan menurunkan kecepatan chip M1 untuk menghindari panas berlebih.
  2. MacBook Air memiliki batas intensif kinerja sebelum suhu terlalu panas, karena tidak ada kipas yang mendinginkannya

Kesimpulan

Jika bujet menjadi pertimbangan utama, MacBook Air sebaiknya kamu pilih. Di Indonesia, saat ini MacBook Air dengan pilihan kapasitas 256GB dijual di harga Rp16.499.000. Sementara itu, MacBook Air dengan kapasitas 512GB dijual di harga Rp21.299.000.

Kedua varian MacBook Air tersebut sedikit berbeda. MacBook Air 256GB dijual dengan chipset Apple M1 CPU 8-core dan GPU 7-core. Sementara itu, MacBook Air 512GB dijual dengan chipset Apple M1 CPU 8-core dan GPU 8-core. Jadi, ada perbedaan 1-core untuk GPU-nya.

Lainnya